Dialog Cermin
Karya: Laura Sabila
Tatapku penuh
prasangka
Jiwa siapa
ini yang datang
Menyambung
senyum tetap tenang
Selaras
bayangan menyelimuti duka.
Bisik hati
bernada rapuh
Tak
menciptakan melodi yang utuh
Matanya
hambar mengeruh
Terasa jatuh
tak tumbuh.
Sekeras apa
kau berjuang kali ini?
Pandai sekali
menutupi hancurnya diri
Ceritakan
kisah sendu bersamaku
Akan aku
bantu jelajahi sudut pilu.
Aku
persilahkan kau berduka
Dengan bulir
yang jatuh, kau tangguh.
Tangismu
bukan kekalahan
Persembahkan
dirimu dengan kukuh.
Menjumpai
hati yang sembuh adalah harapku
Basuhlah
dirimu hingga kau tumbuh
Akan aku
jemput tawamu
Menjadi jiwa
yang utuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar