Aku Bukan Kulitku
Kalimat yang
saya temukan dari seorang peri, Nadin Amizah.
Ini adalah
tulisan gadis remaja perihal mereka yang menilaiku dari apa yang tergambar pada
wajahku. Aku bukan seorang wanita yang memiliki kulit normal. Wajah yang sering
kali menjadi sorotan banyak orang telah diusahakan dengan baik agar terlepas
dari permasalahannya. Pada sebagian orang aku terlihat rendah, kulit yang
memerah, sebagian yang aku dengar dari lidah ke lidah.
Dulu menatap
cermin adalah musuhku. Saat berkaca banyak kekurangan yang terbaca. Meratapi
apa yang terjadi bukan solusi untuk memperbaiki. Caraku agar tidak berkeluh
sering aku katakan pada cermin "aku akan lebih baik" sembari menjahit
senyum dan bersyukur, aku tetap tenang.
Sepintas
mereka hanya tahu luar yang terlihat bahkan sudah berani menilai sebelum
menelusuri kondisi terdalam dari si pemilik kulit bermasalah. Kulit yang
bermasalah tidak mencerminkan hati yang sama bermasalahnya dengan kulit. Kulit
yang akan aku pajang hingga tua nanti tidak bisa disamakan dengan hati. Kulit
yang akan menua nantinya, apakah kebaikannya pun akan ikut menua? Tentu saja
tidak, bagi seseorang yang memiliki karakter kebaikan bahkan dengan kondisi
wajah yang tidak baik, ia tetap menjadi orang baik. Ini kenyataannya, seseorang
dengan wajah berseri dan tidak memiliki masalah, apakah karakternya juga tidak
bermasalah? Tidak Puan. Banyak diantara wanita di sudut bumi yang memiliki kulit
baik-baik saja tapi hidupnya jauh dari kata baik.
Kamu tau
bagaimana aku ketika berjuang? Aku melawan diri sendiri untuk sembuh, belajar
untuk enggan membenci cermin, melupakan setiap rendahnya ucapmu, berada di
sudut rasa merayakan perihnya diri mengapa aku harus menjalani proses panjang
dan belum menemukan titik selesai, menyelimuti duka dengan menyulam senyum.
Mungkin hal seperti itu terlihat mudah bagimu.
Kepadamu yang
menilaiku dari kulitku, aku bukanlah kulitku, kulitku memiliki banyak noda tapi
diriku bukan apa yang kamu lihat dari luar. Biarku jaga jiwaku dengan baik,
agar yang diluar hanya menjadi sebuah bukti.